Persebaya Rekrut Pemain Baru, Arema dan Persik Datangkan Bintang Muda di Super League
Pasar transfer Liga Utama akan berakhir pada akhir Agustus mendatang. Beberapa klub di Liga Utama juga sedang bersaing memperoleh pemain untuk memperbaiki kelemahan mereka setelah tiga pertandingan yang telah dilalui.
Persib Bandung dan Persija Jakarta turut memperkuat pekan terakhir bursa transfer pemain. Jika Persija menghadirkan Bruno Tubarao, pemain asing asal Brasil, maka Persib telah mengumumkan dua pemain anyarnya, yaitu Federico Barba dari Italia dan gelandang timnas Indonesia, Thom Haye.
Lalu bagaimana perkembangan perpindahan pemain di tim-tim Jawa Timur? Siapa saja yang telah mereka rekrut menjelang penutupan bursa transfer?
1. Diego Mauricio
Persebaya Surabaya secara resmi menggaet penyerang asal Brasil bernama Diego Mauricio. Pemain yang sebelumnya berlaga di Odisha FC ini akan memakai nomor punggung 99.
Kedatangan Diego Mauricio membuat persaingan di lini depan Persebaya semakin sengit. Saat ini, Mihailo Perovic tetap menjadi andalan Eduardo Perez, sedangkan Rizky Dwi Pangestu berperan sebagai cadangannya.
Kemampuan golnya sangat mengesankan saat bermain bersama Odisha FC, klub dari Liga India. Berdasarkan data Transfermarkt, Diego Mauricio telah mencetak 57 gol sejak ia pertama kali tampil pada musim 2020/2021.
2. Agusti Ardiansyah
Lawan Persebaya, Arema FC lebih memilih menghadirkan pemain muda menjelang penutupan bursa transfer Super League. Ia adalah Agusti Ardiansyah yang telah secara resmi diperkenalkan oleh Arema FC melalui akun Instagram resmi klub.
Seorang pemain muda berbakat lainnya memperkuat visi masa depan tim Singo Edan. Datang dari Medan, posisinya sebagai penyerang atau pemain sayap yang siap memberikan nuansa baru di Super League,” demikian pernyataan klub.
Bintang muda berusia 18 tahun ini sebelumnya berlaga bersama Dewa United U-16 dalam kompetisi Elite Pro Academy. Agusti Ardiansyah berhasil menarik perhatian para pencari bakat, sehingga membuatnya diangkat oleh Singo Edan.
“Kami menerima rekomendasi dari tim pencari bakat bahwa Agusti memiliki potensi besar untuk berkembang di Arema FC. Kami berharap, ia dapat beradaptasi dengan cepat, memberikan kontribusi terbaik, dan mampu bersaing dengan pemain yang sudah ada,” kata General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, dilansir dari situs resmi klub, Rabu (27/8).
3. Rendy Sanjaya
Seperti halnya Arema FC, Persik Kediri juga menghadirkan pemain muda guna memperkuat lini serangnya. Ia adalah Rendy Sanjaya, pemain muda berusia 21 tahun yang kerap tampil di posisi sayap kiri.
Pemain yang lahir di Tabanan, Bali ini kembali bergabung dengan pelatihnya di Persis Solo, Ong Kim Swee. Pada musim lalu, Rendy Sanjaya tampil dalam sembilan pertandingan dan hanya tiga kali menjadi pemain inti. Jumlah menit bermainnya terbatas karena ia juga mengalami cedera fraktur avulsi sejak pekan ke-16 musim lalu.
Berikut adalah beberapa perubahan terkini mengenai pemain baru dari tim-tim Jawa Timur. Menarik untuk menantikan kiprah para pemain anyar di tim masing-masing. Apakah mereka akan langsung sesuai dengan Super League?
