April 18, 2026

Berita Olah Raga

Berita Seputar Olah Raga Indonesia dan Mancanegara

Jadwal Final Piala Afrika 2025: Persaingan Senegal vs Maroko

Final Piala Afrika 2025: Senegal vs Maroko

Timnas Senegal akan menghadapi tuan rumah Maroko dalam pertandingan final Piala Afrika 2025 di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, Maroko, pada Senin, 19 Januari 2026, pukul 02.00 WIB. Kedua tim berhasil melangkah ke partai puncak setelah melalui pertandingan semifinal yang menegangkan.

Maroko memastikan tiket ke final setelah mengalahkan Nigeria melalui adu penalti dengan skor 4-2. Sebelumnya, pertandingan berakhir imbang tanpa gol hingga perpanjangan waktu. Kiper Yassine Bounou menjadi pahlawan dalam kemenangan ini, yang membawa Maroko maju ke final untuk pertama kalinya dalam 22 tahun.

Bounou tampil luar biasa di hadapan pendukung yang memadati stadion. Dia berhasil menggagalkan dua tendangan penalti dari Samuel Chukwueze dan Bruno Onyemaechi. Neil El Aynaoui dan Paul Onuachu, sebagai penendang pertama dari kedua tim, sukses menjalankan tugasnya. Nigeria tampak unggul ketika kiper Stanley Nwabali mampu menyelamatkan tendangan Hamza Igamane. Namun, Bounou juga bisa membaca tendangan Chukwueze dengan sempurna, sehingga kedudukan menjadi imbang.

Penendang ketiga, Elisse Ben Seghir dan Fisayo Dele-Bashiru, tidak ada kendala, sehingga kedudukan tetap imbang. Berikutnya, Achraf Hakimi yang menjadi penendang keempat juga sukses, membuat kedudukan menjadi 3-2. Dalam situasi itu, Bounou berhasil menggagalkan tendangan Onyemaechi, sehingga mereka tetap unggul. Youssef En-Nesyri kemudian menyarangkan bola ke gawang, membuat kedudukan menjadi 4-2 dan memastikan Maroko melangkah ke final.

Bagi Nigeria, kekalahan ini membuat mereka gagal melangkah ke final AFCON dua kali beruntun. Mereka kini akan bersiap menghadapi Mesir dalam pertandingan perebutan posisi ketiga di Stade Mohammed V, Casablanca, Sabtu malam WIB, 17 Januari 2026.

Sementara itu, Senegal melangkah ke final setelah menyingkirkan Mesir dengan skor 1-0. Gol kemenangan dicetak oleh mantan pemain Liverpool, Sadio Mane, pada menit ke-78.

Komentar Kubu Maroko

Kiper Bounou mengucapkan terima kasih atas dukungan dari para penggemar dan rekan-rekannya di timnas Maroko. Ia juga berterima kasih kepada pelatih Walid Regragui yang telah mempersiapkan tim dengan sangat baik untuk laga semifinal. “Itu memberi kami motivasi ekstra untuk membalas kepercayaan mereka,” ujarnya.

Setelah pertandingan semifinal, Bounou mengatakan akan fokus pada pemulihan dan mempersiapkan diri untuk menghadapi final. Ia bertekad untuk memberikan yang terbaik kepada para pendukungnya.

Pelatih Regragui juga berterima kasih kepada semua orang yang mendukung mereka. “Saya berterima kasih kepada para pemain, kami bangga kepada mereka, dan saya juga berterima kasih kepada para penggemar Maroko yang benar-benar pantas mendapatkan pencapaian ini,” ujarnya.

Ia menyebut keberhasilan mereka mencapai final Piala Afrika di kandang sendiri sebagai hadiah yang indah. “Sekarang kami harus segera memikirkan pemulihan fisik karena kami telah melakukan upaya yang sangat besar. Kami bermain hingga perpanjangan waktu, pertandingan itu sulit, dan menghabiskan banyak energi,” ucapnya.

Komentar Kubu Senegal

Pemain Senegal, Sadio Mane, mengungkapkan kunci keberhasilan timnya meraih kemenangan di babak semifinal. “Sejak awal, kami melakukannya bersama-sama. Kami menghindari kesalahan individu atau melakukan pelanggaran yang tidak perlu,” ujarnya.

Menurut dia, apa yang dilakukan timnya berhasil. Mereka mampu mengelola permainan dengan baik dari awal hingga akhir dan pantas menang. Selanjutnya, kata Mane, mereka akan fokus menghadapi laga final, di mana dua tim luar biasa akan bertarung. “Kita akan lihat dan kita akan mencoba untuk siap menghadapi final, terutama untuk memberikan yang terbaik.”

Pelatih Senegal, Pape Thiaw, merasa sangat senang bisa membimbing Mane dan rekan-rekannya melangkah ke final. “Tidak mudah melawan tim bagus seperti Mesir. Para pemain saya bertekad untuk memenangkan pertandingan dan tekad mereka terlihat di lapangan,” ujarnya. “Sekarang kami akan fokus pada persiapan untuk final dan akan mengerahkan kemampuan kami untuk itu.”

Pencapaian Terbaik Kedua Tim di Piala Afrika

Maroko akan mengejar gelar keduanya di Piala Afrika setelah terakhir menjadi juara pada 1976. Pada tahun 2004, mereka berhasil menembus final tetapi gagal mengangkat trofi setelah dikalahkan Tunisia dengan skor 1-2.

Sementara itu, Senegal juga baru sekali menjadi juara yang itu terjadi pada edisi 2021. Kala itu, mereka mengalahkan Mesir melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang tanpa gol. Hasil itu diraih setelah dua kali gagal di final pada 2002 dan 2019.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.