Jadon Sancho Jadi Incaran Atletico Madrid, MU Siap Lepas Pemain Depan
– Kehadiran Jadon Sancho di Manchester United kini semakin dipertanyakan. Pemain asal Inggris tersebut dikabarkan menjadi incaran utama Atletico Madrid dalam bursa transfer musim panas 2025. Tanda-tanda perpisahan semakin jelas, setelah pelatih Ruben Amorim mulai melakukan perubahan besar-besaran di lini serang The Red Devils.
Informasi mengenai minat Atletico diungkapkan oleh media Spanyol Fichajes, yang menyebut Sancho sebagai pilihan yang sangat cocok untuk memperkaya variasi serangan tim besutan Diego Simeone.
“Atletico menganggap Sancho sebagai pilihan terbaik untuk memperkaya variasi serangan, sementara Borussia Dortmund dikabarkan masih mempertimbangkan kemungkinan mengembalikan mantan pemainnya itu,” tulis media tersebut.
Sancho kembali menjadi perhatian setelah Manchester United hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Fiorentina di Old Trafford, Sabtu (9/8). Pertandingan tersebut menjadi ujian terakhir sebelum Premier League 2025-2026 resmi dimulai minggu depan.
Di pertandingan tersebut, dua pemain baru Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo langsung bermain sebagai starter, sementara Benjamin Sesko diperkenalkan kepada penggemar Old Trafford. Ketiganya diharapkan menjadi penggerak serangan baru bagi United musim ini.
Kedatangan tiga pemain depan memberi kesempatan bagi Amorim untuk melepas beberapa nama lama. Sancho dan Rasmus Hojlund termasuk dalam daftar yang kemungkinan akan dilepas.
Kontrak yang Tipis dan Hubungan yang Rusak
Situasi Sancho di Manchester United memang sudah rumit sejak musim lalu. Pemain berusia 25 tahun itu hanya memiliki satu tahun sisa kontrak, dan dalam dua musim terakhir sering kali dipinjamkan. Hubungan dengan sebagian pendukung di Old Trafford disebut semakin memburuk, sehingga kemungkinan untuk tetap bertahan semakin kecil.
Berdasarkan laporan media Inggris, gaji Sancho mencapai hampir £300 ribu per minggu atau sekitar Rp6,4 miliar. Angka ini membuat United kesulitan menemukan pembeli tetap, sehingga opsi peminjaman kembali menjadi skenario yang paling masuk akal. Jika dilepas musim ini dengan status pinjaman, kemungkinan besar ia akan pergi secara gratis saat kontraknya berakhir pada 2026.
Destiny of Other Strikers: Hojlund and Antony
Bukan hanya Sancho, Rasmus Hojlund juga masuk dalam daftar pemain yang akan dijual. Striker asal Denmark ini tidak berhasil memenuhi harapan sejak diboyong dua musim lalu. Pada musim lalu, ia hanya mampu mencetak empat gol di Liga Inggris, catatan yang membuatnya sering dikaitkan dengan kemungkinan kembali ke Serie A.
Di sisi lain, pemain sayap Brasil Antony menghabiskan musim lalu dalam status pinjaman di Real Betis. Meskipun tampil cukup menarik di La Liga, hingga kini belum ada perkembangan signifikan terkait transfer tetap. Kondisi ini menyebabkan United memiliki kelebihan pemain sayap yang perlu segera diselesaikan sebelum bursa ditutup.
Strategi Transfer Amorim Dipertanyakan
Tindakan Amorim dalam menghadirkan banyak pemain depan baru memicu pertanyaan dari para penggemar. Musim lalu, United berada di peringkat ke-15 Liga Inggris dengan total 42 poin—angka terendah mereka sejak musim 1973-1974.
Alih-alih memperbaiki lini tengah atau pertahanan, manajemen lebih memilih mengarahkan perhatian ke sektor serangan. Selain Cunha, Mbeumo, dan Sesko, United masih dikaitkan dengan beberapa pemain penyerang lainnya. Namun, banyak penggemar khawatir ketiadaan pembelian gelandang bertahan akan menyebabkan masalah lama kembali muncul.
United pernah dikaitkan dengan Carlos Baleba, pemain tengah Brighton & Hove Albion yang berusia 21 tahun. Namun, harga yang mahal membuat kesepakatan sulit terwujud. Tanpa penambahan di posisi tersebut, risiko kebobolan di lini tengah tetap tinggi.
Tekanan Besar untuk Amorim
Dengan riwayat panjang dan harapan besar, posisi pelatih Manchester United selalu menjadi perhatian. Bagi Amorim, musim ini merupakan ujian penting. Jika pemain depan anyarnya tidak memberikan pengaruh yang nyata di paruh pertama musim, posisinya bisa terancam.
Kegagalan dalam meningkatkan performa di lapangan—khususnya jika tim kembali mengalami kesulitan dalam mencetak gol—bisa membuat kesabaran manajemen dan para penggemar cepat berkurang. Kondisi ini juga menjadikan transfer pemain sebagai langkah yang penting, baik untuk menyeimbangkan komposisi tim maupun mengurangi beban biaya gaji yang terlalu besar.
Manchester United kini perlu bertindak cepat. Bursa transfer musim panas 2025 segera memasuki tahap akhir, dan setiap kesepakatan memerlukan negosiasi yang sangat intensif. Untuk Sancho, mencari klub yang bersedia menanggung sebagian besar gajinya menjadi hal penting.
Atletico Madrid dilaporkan siap memberikan tawaran pinjaman dengan opsi pembelian. Namun, keputusan akhir berada di tangan United—apakah mereka bersedia menerima kondisi tersebut agar Sancho tidak tetap berada di klub tanpa kontribusi signifikan pada musim terakhir kontraknya.
Gambaran Musim Depan
Jika rencana Amorim berjalan lancar, lini depan United akan mengalami perubahan dengan kedatangan trio Cunha–Mbeumo–Sesko, didukung oleh sejumlah pemain muda dari akademi. Namun, jika pemain-pemain senior seperti Sancho, Hojlund, dan Antony tidak bisa dijual atau dipinjamkan, risiko kelebihan pemain dan ketidakselarasan di ruang ganti dapat terjadi.
Di sisi lain, Atletico Madrid sedang mencari penambahan kekuatan setelah kehilangan beberapa pemain utama pada musim panas ini. Kecepatan dan kreativitas Sancho dinilai sesuai dengan filosofi Diego Simeone, yang akhir-akhir ini mulai bermain lebih terbuka di La Liga.
Transfer Jadon Sancho menjadi salah satu topik utama menjelang dimulainya Premier League 2025-2026. Bagi Manchester United, keputusan mengenai masa depan pemain sayap ini tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga strategi jangka panjang klub.
Apakah Sancho akan memulai petualangan baru di Spanyol bersama Atletico Madrid, atau kembali ke Jerman bersama Borussia Dortmund? Atau justru tetap berada di Old Trafford untuk musim terakhirnya? Semua akan diketahui dalam beberapa pekan mendatang, saat bursa transfer resmi ditutup.
