Tantangan Berikutnya Manchester United Menghadapi Arsenal
Kemenangan Manchester United atas Manchester City dalam Laga Derbi
Manchester United tampil luar biasa saat menjamu Manchester City pada pekan ke-22 Liga Inggris di Old Trafford, Sabtu, 17 Januari 2026. Dalam pertandingan ini, yang dipimpin oleh Michael Carrick sebagai pelatih interim, tim asuhan Carrick berhasil mengalahkan City dengan skor 2-0.
Pertandingan berjalan dengan dominasi yang kuat dari kubu Manchester United sejak awal. Mereka mampu menciptakan beberapa peluang serangan yang mengancam. Gol pertama tercipta pada menit ke-65 melalui Bryan Mbeuno. Sedangkan gol kedua dicetak oleh Patrick Dorgu pada menit ke-76. Meskipun United memiliki kesempatan untuk mencetak tiga gol, dua dari gol tersebut dianulir karena offside.
Di sisi lain, Manchester City hanya mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran selama pertandingan. Hasil ini menjadi debut yang sukses bagi Carrick setelah ia ditunjuk sebagai pelatih interim United pada Selasa, 13 Januari lalu. Sehari setelahnya, ia langsung memimpin latihan pertama tim untuk menghadapi laga kandang melawan City di Liga Premier.
Kemenangan ini juga memperpanjang rekor tanpa kekalahan Carrick dalam tiga laga sebelumnya. Saat itu, ia menggantikan posisi Ole Gunnar Solskjaer yang dipecat pada November 2021. Pada masa itu, Carrick mampu meraih dua kemenangan dan sekali imbang.

Michael Carrick. Shutterstock
Meski meraih kemenangan, Carrick tidak ingin larut dalam euforia. Ia menekankan bahwa penampilan yang ditunjukkan oleh timnya harus dianggap sebagai hal yang normal. “Itu tantangan utamanya dan saya pikir itu harus menjadi versi normal,” ujar pelatih berusia 44 tahun ini, seperti dikutip dari ESPN.
Ia menambahkan, “Tentu saja kami tidak akan memainkan pertandingan dengan emosi dan perasaan seperti yang terjadi pada hari ini.” Carrick yang membela United selama 12 tahun (2006-2018) saat masih bermain, yakin semua orang memahami hal ini. Namun, ia menegaskan bahwa pasti ada standar dan ekspektasi yang harus dipenuhi, baik dari diri sendiri maupun dari pihak luar.
Menurut Carrick, konsistensi adalah kunci kesuksesan. Jika dapat menemukannya, kemenangan akan bisa diraih. “Jadi itulah tantangan kami, kami harus menemukan cara untuk melakukannya.”
Dalam kesempatan itu, Carrick juga menyebutkan tentang laga besar melawan Arsenal yang akan dihadapi pasukannya setelah mengalahkan City. Fernandes dan rekan-rekannya akan bertanding melawan tim pemuncak klasemen di Stadion Emirates dalam lanjutan Liga Inggris pada Minggu, 25 Januari mendatang.
“Minggu depan jelas pertandingan besar, pertandingan sulit lainnya, tetapi setelah pertandingan hari ini, kami memiliki fondasi yang baik untuk membangun,” katanya.
Hasil laga kandang melawan City ini mengakhiri rentetan empat pertandingan tanpa kemenangan di bawah Ruben Amorim dan Darren Fletcher, sekaligus menjadi kemenangan derbi kandang kedua atas rival sekota itu sejak 2020.
Manchester United naik ke peringkat kelima klasemen Liga Inggris setelah kemenangan atas City. Mereka berada di bawah Liverpool dengan hanya berselisih satu poin. Sementara, Arsenal berada di puncak klasemen dengan 50 poin, unggul tujuh poin dari City dan Aston Villa yang berada di bawahnya. The Gunners akan menjamu Manchester United setelah dua laga terakhir bermain imbang tanpa gol melawan Liverpool di kandang dan Nottingham Forest dalam laga tandang.
