Super League 2025: Persebaya Bangkit di GBT, Eduardo Pujikan Ernando Ari
Persebaya Surabaya Raih Kemenangan Dramatis atas Persis Solo
Persebaya Surabaya berhasil meraih tiga poin penting dalam laga BRI Super League 2025/2026 pekan ke-11 setelah mengalahkan Persis Solo dengan skor 2-1. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Minggu malam, 2 November 2025 ini menjadi momen bersejarah bagi tim asuhan Eduardo Perez.
Strategi Taktik yang Berhasil
Pelatih kepala Persebaya, Eduardo Perez, mengungkapkan bahwa kunci kemenangan timnya adalah penyesuaian taktik di babak kedua. Ia mengakui bahwa di babak pertama, tim mengalami kendala karena jarak antar lini yang terlalu lebar, sehingga memberikan ruang bagi lawan untuk membangun serangan.
“Di babak pertama, kami memiliki masalah signifikan karena jarak antar lini yang terlalu lebar, memberikan ruang bagi lawan untuk membangun serangan dengan mudah,” ujarnya dalam konferensi pers pasca-pertandingan.
Namun, di babak kedua, Persebaya mampu memperbaiki kesalahan tersebut. “Kami segera memperbaikinya di babak kedua, membuat tim bermain lebih kompak dan solid,” tambahnya.
Eduardo juga menekankan pentingnya keseimbangan pertahanan dalam kompetisi seketat BRI Super League. “Untuk bisa meraih hasil positif di liga ini, tim wajib memiliki pertahanan yang kokoh dan solid. Setelah pertahanan terjamin, barulah kualitas individu pemain kami akan menentukan hasil akhir,” tegasnya.
Performa Mencolok Ernando Ari Sutaryadi
Pujian juga disampaikan oleh pelatih kepada penjaga gawang Persebaya, Ernando Ari Sutaryadi. Ia mengakui bahwa Nando tampil brilian dengan beberapa penyelamatan penting selama pertandingan.
“Saya sama sekali tidak terkejut. Saya menyaksikan sendiri bagaimana Nando berlatih intensif setiap hari. Kami beruntung memiliki salah satu kiper terbaik dan juga pelatih kiper terbaik, Felipe Americo,” ungkap Eduardo.
Ambisi Kapten Bruno Moreira
Kapten tim Persebaya, Bruno Moreira, mengakui bahwa laga melawan Persis Solo, yang berjuluk Laskar Sambernyawa, sangat berat. Ia menyebut bahwa tim sempat tertinggal di awal laga, tetapi kemudian bangkit dan mengambil alih kendali permainan.
“Kami sempat tertinggal, tetapi tim berhasil bangkit dan mengambil alih kendali permainan. Tiga poin di kandang ini sangat krusial, apalagi kami meraihnya di hadapan Bonek dan Bonita,” ujar pemain asal Brasil ini.
Meskipun sukses meraih kemenangan, Bruno dan rekan-rekannya menegaskan bahwa mereka ingin meraih lebih banyak kemenangan lagi. “Ini hanyalah permulaan. Kami akan segera fokus menatap pertandingan-pertandingan selanjutnya dan berjuang keras untuk mendapatkan tiga poin penuh di setiap laga,” tutup dia.
