April 18, 2026

Berita Olah Raga

Berita Seputar Olah Raga Indonesia dan Mancanegara

Mees Hilgers Terancam Tersangkut di FC Twente, Telstar Siap Menerima!

Aa1ljdkw.jpg

-FC Twente disebut akan mengambil tindakan tegas dan tidak ada kompromi terkait nasib bek Timnas Indonesia Mees Hilgers, yang hingga saat ini belum berhasil mendapatkan klub baru. Ia masih dibiarkan di luar skuad tim yang dikenal sebagai The Tukkers tersebut.

Melansir laporan ESPN yang dikutip idextratime, klub Eredivisie tersebut telah memutuskan bahwa pemain berusia 24 tahun itu tidak akan masuk dalam daftar tim utama jika Mees Hilgers tidak berhasil menemukan klub baru setelah bursa transfer ditutup pada 2 September.

Keputusan tegas ini diambil karena FC Twente tidak ingin kehilangan Hilgers tanpa imbalan. Dengan sisa kontrak hanya satu tahun, manajemen klub merasa khawatir pemain akan pergi secara gratis setelah musim berakhir.

Jurnalis ESPN, Cristian Willaert melalui mediaTekengeld,melaporkan bahwa jika Hilgers belum menemukan klub baru hingga penutupan pasar transfer, dia perlu mengontrak yang baru terlebih dahulu sebelum dapat bermain kembali.

“Dengan sisa kontrak tersisa satu tahun, klub tidak ingin kehilangan pemain tanpa adanya kompensasi. Jika Hilgers belum menemukan tim baru hingga 2 September, dia tetap tidak akan masuk dalam daftar pemain dan harus mengontrak ulang terlebih dahulu,” tulis media tersebut.

Keadaan ini benar-benar membuat Hilgers berada dalam posisi yang sangat merugikan. Sejak bulan Desember, pemain keturunan Belanda tersebut telah menyatakan keinginannya untuk mencari peluang baru setelah pernah mendapat perhatian dari beberapa klub Spanyol dan Italia. Namun hingga saat ini, belum ada tawaran nyata yang terwujud.

Pihak manajemen FC Twente telah menyiapkan pengganti dengan menghadirkan Stav Lemkin. Pelatih Joseph Oosting juga telah mengambil langkah tegas dengan tidak memberikan kesempatan bermain kepada Hilgers, baik dalam pertandingan pramusim maupun kompetitif. Filosofinya sederhana: hanya mempercayai pemain yang benar-benar bersikap komitmen untuk tetap bertahan di klub musim ini.

Yang membuat situasi ini semakin memilukan, Hilgers telah menghabiskan 14 tahun hidupnya bersama FC Twente sejak masa akademi. Kini dia harus menerima kenyataan pahit bahwa klub yang telah memberinya kesempatan untuk berkembang tidak lagi membutuhkannya, bahkan siap ‘mengusirnya’ jika tidak ada kesepakatan kontrak baru.

Kondisi ini jelas merugikan karier Hilgers, khususnya posisinya sebagai pemain Timnas Indonesia. Tanpa penampilan yang konsisten di lapangan, performanya mungkin menurun dan posisinya dalam skuad Garuda terancam. Batas waktu 2 September menjadi momen penting yang menentukan masa depannya.

Di tengah ketidakpastian tersebut, muncul sedikit harapan dari arah yang tak terduga. Telstar, klub promosi Eredivisie, menawarkan diri sebagai solusi sementara. Pelatih Anthony Correia bahkan secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk menerima sang bek.

“Perpindahan pemain musim ini memang lebih rumit dibanding tahun lalu. Kami masih membutuhkan penambahan di beberapa posisi. Tahun lalu juga hanya mendapatkan pemain di menit akhir seperti Jeff Hardeveld, Reda Kharchouch, dan Mo Hamdaoui. Jadi jika Mees tidak menemukan klub, kami siap menerima dia dengan tangan terbuka,” ujar Correia dengan nada bercanda.

Menghadirkan Hilgers, kedatangannya tentu menjadi berkah besar bagi lini pertahanan Telstar. Sebagai tim yang baru promosi, mereka membutuhkan kualitas tambahan agar bisa bertahan di Eredivisie. Sementara bagi Hilgers, meskipun bukan pilihan terbaik, setidaknya bisa menjadi jalan keluar dari kebuntuan.

Tawaran dari mantan klub Stefano Lilipaly menjadi pilihan terakhir yang masuk akal bagi Hilgers. Dengan sikap tegas FC Twente yang sudah jelas tidak bersedia menyerah, pilihan pemain Timnas Indonesia tersebut hanya dua: menerima tawaran dari klub mana pun atau terjebak dalam situasi tanpa kesempatan bermain.

Situasi Hilgers kini benar-benar menghadapi titik paling sulit. LaporanESPNyang mengungkapkan sikap tegas dari FC Twente semakin memperjelas betapa sulitnya posisi bek berusia 24 tahun tersebut.

Apakah dia akan berhasil meraih klub idamannya di Spanyol atau Italia, turun kelas ke Telstar, atau justru harus menandatangani perjanjian baru dengan FC Twente, semuanya akan terungkap dalam hitungan hari menjelang penutupan bursa transfer.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.