Summit Olahraga Indonesia 2025 Digelar Desember, Kemenpora Dorong Kolaborasi Nasional
JAKARTA, — Pemerintah sedang mempersiapkan acara besar untuk memperkuat arah pengembangan industri olahraga nasional. Acara dengan nama Indonesia Sports Summit 2025 akan diadakan pada Desember 2025 sebagai wadah kerja sama lintas sektor antara pelaku olahraga, pemerintah, industri, dan generasi muda.
Menurut Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, Indonesia Sports Summit akan menjadi kesempatan berharga dalam memperkuat sistem olahraga yang berkembang, inklusif, serta mampu bersaing di tingkat global.
“Indonesia Sports Summit 2025 akan menjadi tempat kerja sama antara pelaku olahraga, pemerintah, sektor industri, serta generasi muda dalam membangun masa depan industri olahraga nasional yang berkelanjutan dan memiliki pengaruh global,” kata Erick dalam unggahan di akun Instagram resminya, Minggu (2/11/2025).
Ia menegaskan, melalui berbagai kegiatan seperti forum diskusi, pameran dan paviliun industri, serta pameran kerja, Sports Summit 2025 diharapkan mampu memperluas wawasan dan mendorong pemikiran baru dalam sektor olahraga nasional.
“Dari lapangan, dari bangku penonton, dari ruang strategi — semuanya bertujuan untuk memperkuat Merah Putih dari sektor industri olahraga,” ujar Erick.
Kolaborasi Lintas Sektor
Pekan Olahraga Nasional 2025 diselenggarakan guna mengumpulkan para pelaku dan inovator di sektor olahraga.
Acara ini terdiri dari enam pilar utama, yaitu para pengambil kebijakan, penggemar olahraga, inovasi dan teknologi, hiburan, investor, serta atlet.
Dalam pernyataan resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang dirilis pada 29 Oktober 2025, disampaikan bahwa Erick Thohir telah bertemu dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Jakarta guna membahas persiapan pelaksanaan acara tersebut.
Sesi pertemuan tersebut menjadi awal dari kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat lingkungan olahraga nasional.
Menteri Pemuda dan Olahraga menekankan bahwa salah satu fokus utama dalam acara ini adalah memperkuat infrastruktur olahraga yang berkelanjutan serta memaksimalkan potensi olahraga sebagai penggerak ekonomi dan pembangunan sosial.
Rangkaian Agenda
Acara yang akan diadakan bulan depan akan mencakup beberapa kegiatan utama.
1. Forum Utama — menyajikan sesi panel dan diskusi mengenai ekonomi olahraga, kerja sama kreatif, serta kesempatan investasi di bidang ini.
2. Pameran dan Paviliun Industri — menjadi tempat berkumpulnya para pelaku industri olahraga, kreatif, investor, serta ritel dalam memperkuat kerja sama lintas sektor.
3. Kemitraan dan Penemuan Mitra — platform yang berfungsi sebagai perantara kerja sama antara pemerintah, sektor industri, dan para investor.
4. Zona Pengalaman — area interaktif yang memperlihatkan inovasi di bidang teknologi olahraga, kesehatan, pariwisata olahraga, serta merek kreatif.
5. Pameran Kerja — menyediakan kesempatan bagi perusahaan, federasi olahraga, klub, dan startup untuk menawarkan peluang karier di bidang olahraga.
Dengan format ini, Indonesia Sports Summit tidak hanya menjadi wadah untuk berdiskusi, tetapi juga sebagai pintu masuk bagi modal investasi serta peningkatan kemampuan sumber daya manusia olahraga nasional.
Pada pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri, Erick Thohir menekankan perlunya keterlibatan bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam memanfaatkan aset publik seperti stadion dan lapangan olahraga.
Dengan kolaborasi antar kementerian, aset-aset tersebut diharapkan meningkatkan nilai melalui pelaksanaan kegiatan olahraga, pariwisata olahraga, dan acara industri olahraga lainnya.
“Melalui kerja sama ini, diharapkan aset publik di berbagai wilayah seperti stadion dan lapangan-lapangan akan mendapatkan nilai tambah melalui penyelenggaraan kegiatan olahraga dan pariwisata olahraga,” kata Erick.
