April 18, 2026

Berita Olah Raga

Berita Seputar Olah Raga Indonesia dan Mancanegara

Resep Awet Muda! Minuman Sederhana Ini Bisa Buatmu Jadi Lebih Muda

Ilustrasi kulit awet mudafreepikcom 169.jpeg

Manfaat Minum Teh untuk Kesehatan

Minum teh sering dianggap sebagai solusi alami untuk berbagai masalah kesehatan. Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa minuman favorit dunia ini mungkin memiliki dampak positif terhadap risiko kematian. Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di Inggris menemukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi dua atau lebih cangkir teh hitam per hari memiliki risiko kematian yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak minum teh.

Penelitian ini menemukan bahwa efek positif dari minum teh tetap terlihat, bahkan jika seseorang juga mengonsumsi kopi. Meskipun penambahan gula tidak memengaruhi efek tersebut, penambahan susu justru dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih tinggi.

“Sebelumnya, penelitian telah menunjukkan hubungan antara minum teh dan risiko kematian yang lebih rendah, terutama pada populasi yang biasa mengonsumsi teh hijau seperti di Cina dan Jepang,” tulis penulis penelitian dalam jurnal Annals of Internal Medicine. Untuk mengisi kekosongan penelitian sebelumnya, penulis melakukan studi terhadap populasi di Inggris, di mana konsumsi teh hitam adalah hal biasa.

Mereka memeriksa data kesehatan dari setengah juta orang di Inggris selama periode empat tahun antara 2006 dan 2010. Hasilnya menunjukkan bahwa 85 persen peserta penelitian mengonsumsi teh, dan 89 persen dari mereka mengatakan bahwa mereka minum teh hitam. Sebanyak 29 persen mengonsumsi satu hingga dua cangkir per hari, sedangkan sekitar 25 persen mengonsumsi empat hingga lima cangkir per hari. Sementara itu, 12 persen mengonsumsi enam hingga tujuh cangkir per hari.

Di antara peminum teh, 74 persen melaporkan menambahkan susu dan 13 persen menambahkan gula ke dalam minuman mereka. Konsumsi teh yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah, terlepas dari apakah gula ditambahkan atau tidak.

Meskipun studi ini tidak dapat membuktikan secara pasti bahwa minum teh secara langsung mengurangi risiko kematian, temuan ini memberikan keyakinan bagi para peminum teh. Studi ini juga menyarankan bahwa teh hitam bisa menjadi bagian dari diet sehat.

Teh adalah minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia setelah air, menurut laporan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB. Teh hitam, yang berasal dari daun semak Camellia sinensis, memiliki rasa yang lebih kuat dan mengandung lebih banyak kafein daripada jenis teh lainnya, meskipun masih lebih sedikit dibandingkan kopi. Ini juga merupakan jenis teh yang paling populer di dunia.

Antioksidan dan senyawa lain dalam teh dapat membantu mengurangi peradangan, menurunkan tekanan darah, mengurangi kolesterol jahat, serta meningkatkan kesehatan usus dan jantung. Studi sebelumnya juga menemukan bahwa minum teh terkait dengan penurunan risiko stroke dan demensia.

Para peneliti percaya bahwa khasiat teh juga dapat membantu menurunkan kadar gula darah setelah makan atau ngemil, serta mengurangi risiko kanker. Bahkan, antigen yang terkandung dalam teh dipercaya dapat meningkatkan respons kekebalan tubuh, membantu melindungi terhadap penyakit.

Namun, penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi teh dan kopi dapat meningkatkan risiko kanker esofagus. Dianggap bahwa minuman panas dapat merusak lapisan kerongkongan, menyebabkan sel-sel terus beregenerasi, yang menciptakan peluang kesalahan yang lebih besar dan dapat berubah menjadi kanker.


About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.