Juara Piala Suhandinata 2025 Terlepas, Garuda Muda Kembali ke Bumi
– Tim beregu campuran Indonesia harus puas berada di posisi kedua dalam kompetisi BWF World Junior Mixed Team Championships atauPiala Suhandinata 2025.
Bertanding di National Centre of Excellence, Guwahati, Sabtu (11/10/2025), Tim Garuda Muda kalah dari Tiongkok dengan skor 0-2 (30-45, 44-45).
Apresiasi dari PBSI
Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PBSI Eng Hian menyatakan bahwa perjuangan Moh. Zaki Ubaidillah dan rekan-rekannya tetap layak dihargai.
Menurutnya, PBSI sebenarnya memiliki target untuk mempertahankan gelar juara meskipun mengirimkan susunan pemain yang cukup baru.
Hasil pada nomor beregu menjadi catatan penting bagi PBSI untuk segera menyeimbangkan kemampuan di berbagai bidang dasar.
Hasil sebagai juara kedua tidak terlalu buruk, namun bukan hasil yang terbaik. Jelas, sebagai juara bertahan, kami berharap dapat mempertahankan gelar, dan ini menjadi pelajaran untuk masa depan.
“Tugasnya adalah bagaimana kami mampu menciptakan kesetaraan di seluruh sektor,” kata pria yang akrab dipanggil Didi.
Dominasi China
Untuk Tiongkok, keberhasilan dalam ajang ini memungkinkan mereka meraih gelar berturut-turut, setelah sebelumnya menjadi pemenang di Solo.
Pada masa itu, tim campuran dari Negeri Tirai Bambu berhasil menjadi juara dalam Badminton Asia Junior Championships (BAJC) di GOR Manahan, dengan mengalahkan Thailand melalui sistem poin relay 110-90.
Di sisi lain, hasil yang diraih di Guwahati menyebabkan Indonesia tidak mampu mempertahankan gelar juara. Pada edisi sebelumnya di Nanchang, Tim Garuda Muda tampil sebagai pemenang setelah mengalahkan Tiongkok dengan skor 110-103.
