Hasil Kejuaraan Dunia 2025 – Rinov/Pitha Hadapi Tantangan Berat, Dikendalikan Juara Asia Selama Setengah Jam
Kekalahan yang dialami oleh pasangan unggulan mengakibatkan ganda campuran Indonesia, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, harus meninggalkan Kejuaraan Dunia 2025.
Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari kalah oleh Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Hong Kong) di babak kedua Kejuaraan Dunia 2025.
Permainan yang agresif dari Rinov/Pitha belum memadai setelah kalah dengan skor 16-21, 14-21 dalam pertandingan yang berlangsung di Adidas Arena, Paris, Prancis, Rabu (27/8/2025).
Rinov/Pitha menghadapi laga yang berat di awal pertandingan. Kecepatan rotasi yang kurang memadai menjadi penyebabnya.
Beberapa kali Rinov dan Pitha terlambat mengunci ruang, sehingga Tang/Tse mampu melakukan pemasangan yang mematikan.
Namun ketika Rinov/Pitha sedang menguasai permainan, juara Asia mampu membalikkan keadaan dengan satu tendangan.
Kemampuan Rinov/Pitha dalam memahami alur permainan dan mengambil keputusan diuji ketika lawan bermain lebih aktif.
Setelah saling bertukar poin hingga 3-3 dan menyamakan angka di 6-6, Rinov/Pitha ketinggalan dari lawan hingga 11-7 di interval.
Rinov/Pitha menyerang dengan lebih keras. Bola-bola datar dari juara Spain Masters bisa menjadi masalah. Mereka mengurangi jarak dari 7-14 menjadi 12-15.
Pasangan Hong Kong merespons dengan mengatur tempo permainan. Beberapa kali Tang dan Tse menghentikan gerakan raket mereka, menyebabkan Rinov/Pitha kesulitan memperkirakan arah serangan.
Rinov/Pitha mencoba mempercepat permainan untuk mengejar ketertinggalan dari 13-18 menjadi 16-19. Nasib buruk, dua kali kesalahan Pitha di depan net membantu lawan memenangkan gim pertama.
Pasangan Indonesia kembali berusaha dalam pertandingan kedua.
Rinov/Pitha unggul dalam pertandingan poin. Strategi lob menjadi metode yang digunakan saat Tang Chun Man kesulitan mengembalikan bola dari belakang.
Tang/Tse mampu mengantisipasinya. Pitha menjadi sasaran setelah melakukan kesalahan yang membuat pasangan unggulan membalikkan situasi di skor 7-6.
Tantangan besar dialami Rinov/Pitha karena tidak mampu merespons hingga tertinggal jauh 7-11 di interval.
Rinov/Pitha bangkit setelah jeda dengan mengurangi ketertinggalan menjadi dua angka, yaitu 11-13.
Tang/Tse kembali mundur setelah servis balik ke sisi samping dari Tse Ying Suet memaksa Rinov terjatuh dan gagal.
Pengalaman pasangan Tang/Tse sebagai unggulan sejak 2018 terbukti ketika mereka kembali membuat Rinov/Pitha kewalahan dengan strategi yang canggih.
Match pointdiperoleh Tang/Tse dengan selisih 8 angka di skor 12-20.
Rinov/Pitha hanya mampu menggagalkan sebanyak dua kali sebelum lawan memperoleh kemenangan dalam waktu 37 menit.
Hasil ini memperpanjang rekor kekalahan awal Rinov/Pitha.
Sejak kembali berpasangan di Singapore Open 2025, mereka belum pernah melampaui babak 32 besar dan mengalami 4 kekalahan dari 5 pertandingan.
Kemungkinan masa depan pasangan atlet Olimpiade tersebut di Pelatnas kini dipertanyakan akibat kemajuan yang stagnan selama empat tahun terakhir.
