Drama Penalti Membawa Kemenangan 1-2 Malut United Atas Persijap Jepara
Ringkasan Berita:1. Pertandingan berlangsung sengit dengan adu penalti mengantarkan kemenangan 1-2 Malut United atas Persijap Jepara
2. Malut United berhasil mencapai tujuannya, yaitu meraih 5 kemenangan berturut-turut
3. David da Silva kembali menciptakan gol setelah sebelumnya tidak berhasil mencetak gol dalam beberapa pertandingan terakhir
, TERNATE– Malut United berhasil mencapai tujuannya yaitu meraih 5 kemenangan berturut-turut. – Tim Malut United berhasil memenuhi targetnya, yaitu meraih lima kemenangan beruntun. – Target yang ditetapkan oleh Malut United tercapai, yakni meraih lima kemenangan secara berurutan. – Malut United berhasil mewujudkan targetnya, yaitu mendapatkan lima kemenangan berturut-turut.
Ya, kemenangan kelima berturut-turut diraih setelah mengakhiri perlawanan Persijap Jepara dalam pertandingan minggu ke 11.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara sore ini berakhir dengan skor 1-2 menguntungkan Laskar Kie Raha.
Dua gol kemenangan dibuat oleh Gustavo Franca pada menit ke-38 dan eksekusi penalti David da Silva di menit ke-78.
Sementara satu gol Persijap Jepara dicetak oleh Carlos Franca pada menit ke-67, yang juga dihasilkan melalui tendangan 12 pas.
Babak pertama
Pada pertandingan ini, Malut United tampil tanpa bintang Timnas Indonesia Yakob Sayuri akibat menumpuk kartu kuning.
Pada dasarnya, Malut United mampu unggul lebih cepat jika gol yang dicetak Gustavo Franca melalui sundulan di menit ke-7 tidak dibatalkan oleh wasit.
Tyronne del Pino berhasil mencetak gol dari tendangan bebas Franca, tetapi wasit menganggap terjadi pelanggaran dalam situasi tersebut.
Setelah memeriksa VAR, wasit menganggap David da Silva sengaja menghalangi pemain Persijap saat Franca akan menyundul bola.
Hanya di akhir babak pertama, tepatnya pada menit ke-38, gol yang ditunggu-tunggu oleh Laskar Kie Raha akhirnya tercipta.
Sama, eksekusi tendangan sudut Tyronne berhasil disundul oleh Franca, Malut United unggul 0-1 hingga babak pertama berakhir.
Babak kedua
Kedua tim, Persijap Jepara dan Malut United, memulai babak kedua dengan melakukan beberapa perubahan pemain.
Di pihak Laskar Kalinyamat, Adzikry Fadlillah masuk menggantikan Rizki Hidayat (keduanya sama-sama berposisi sebagai gelandang).
Malut United juga demikian, menggaet seorang pemain gelandang bernama Wbeymar Angulo bersama Manahati Lestusen.
Pada menit ke-67, Persijap berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 melalui tendangan penalti Carlos Franca.
Eksekusi didapatkan setelah wasit memutuskan (VAR) Igor Inocencio melakukan pelanggaran di area terlarang.
Selanjutnya, Malut United memperoleh kesempatan emas untuk unggul 1-2 pada menit ke-71 melalui serangan balik cepat.
Tyronne del Pino yang sudah dijaga oleh kiper Persijap Jepara Rodrigo Nascimento gagal menggiring bola.
Namun, dewi fortuna mendukung tim yang dilatih Hendri Susilo setelah menerima hadiah tendangan penalti.
Wasit menganggap tendangan Frets Butuan menyentuh tangan salah satu pemain belakang Persijap setelah memeriksa VAR.
David da Silva yang bertindak sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Gol, Malut United unggul 1-2 pada menit ke-77.
Gol itu terasa seperti membuka kembali aliran gol bagi penyerang setelah mengalami kekeringan gol dalam beberapa pertandingan terakhir.
Menambahkan 3 poin membuat Malut United kembali berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan total 20 poin.
Menggeser Persib Bandung (peringkat 4) dengan 19 poin dan Persita Tangerang (peringkat 5) dengan 18 poin.
Sementara kekalahan ini menyebabkan Persijap Jepara terjebak di dasar klasemen setelah hanya mengumpulkan 8 poin.
Setelah ini, Malut United akan kembali bermain di luar kandang menghadapi Persita Tangerang pada hari Minggu, 23 November 2025. (*)
