April 18, 2026

Berita Olah Raga

Berita Seputar Olah Raga Indonesia dan Mancanegara

Patrick Kluivert Dianggap Gagal Saat Timnas Indonesia Kalah dari Arab Saudi

Aa1o88vt.jpg

TIMNAS Indonesiakalah dari Arab Saudi dalam pertandingan pertama babak keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada hari Kamis dini hari WIB, 9 Oktober 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion King Abdullah City, Jeddah, tim Merah Putih yang lebih dulu unggul, kalah dengan skor 2-3.

Ahli sepak bola, Kesit Budi Handoyo meninjau pertandingan tersebut. Menurutnya, ada peluang bagi Indonesia untuk memperoleh kemenangan melawan Arab Saudi. Namun, kesalahan pelatih Patrick Kluivert dalam memilih pemain yang turun sebagaistarting elevenmenjadi salah satu penyebab kalahnya tim Garuda.

“Untuk Indonesia sendiri sebenarnya ada harapan untuk menang. Artinya, kita sebenarnya mampu melawan Arab Saudi. Namun menurut saya, terdapat kesalahan dari Patrick Kluivert dalam mengatur formasi pemainnya,” ujar Kesit, saat dihubungi melalui aplikasi pesan, pada Kamis, 9 Oktober 2025.

Blunder Patrick Kluivert

Kesit mengungkap beberapa kesalahan yang terjadi dalam pertandingan Indonesia melawan Arab Saudi di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Menurut pandangannya, terdapat tiga pemain yang dinilai tidak bermain maksimal dan kurang memberikan kontribusi sejak awal pertandingan.

Pertama, terjadi kesalahan di sisi kanan, khususnya posisi Yakob Sayuri sebagai bek kanan; lini tengah Mark Klok, serta Bekam Putra Nugraha di sisi kanan. Kesit menilai ketiganya tampil tidak stabil saat menghadapi Arab Saudi dalam pertandingan penting tersebut. “Mereka hampir tidak mampu melakukan apa pun,” ujarnya.

Menurut Kesit, salah satu kesalahan terjadi ketika Kluivert salah menempatkan posisi Yakob. Ia merasa pemain Malut United tersebut ditempatkan di posisi yang tidak tepat. “Ia tidak mampu bermain dengan baik,” katanya.

Yakob melanggar aturan di area penalti dengan menarik seragam pemain Arab Saudi, yang berujung pada kartu kuning dan hadiah tendangan penalti. Berikutnya, lini belakang, khususnya dari sisi pemain berusia 28 tahun tersebut, terlihat lemah sehingga menjadi target serangan Green Falcons. “Kemudian memberikan celah bagi pemain-pemain Arab Saudi untuk melakukan tekanan dari sisi kanan pertahanan Indonesia,” katanya.

Kesit mengungkapkan, Yakob gagal menunjukkan kecepatannya dalam pertandingan putaran empat kualifikasi Piala Dunia 2026. “Justru sebaliknya, dia terlihat bingung menghadapi serangan-serangan dari sisi kanan lini pertahanan Indonesia,” ujarnya mengenai kesalahan Yakob.

Kesalahan Yakob terlihat jelas saat pelanggaran yang menarik seragam pemain Arab Saudi di area terlarang menyebabkan gol kedua bagi Arab Saudi, sehingga tim tuan rumah berbalik unggul pada menit ke-36. Pelanggaran tersebut dimulai ketika Feras Al-Buraikan menerima umpan dari Salem Al-Dawsari dan mulai berlari menuju gawang Maarten Paes. Yakob, dalam upayatackling, menarik jersey Buraikan dari belakang.

Kaos berwarna putih yang ditarik menyebabkan pemain asal Arab Saudi tersebut jatuh di dalam kotak penalti. Kejadian ini dianggap sebagai pelanggaran (foulyang menghalangi kesempatan mencetak gol. “Lebih buruk lagi ketika dia melakukan pelanggaran terhadap seorang pemain Arab Saudi yang berujung pada hadiah tendangan penalti. Dia mungkin lupa bahwa pertandingan ini sedang berlangsung”VARKesit mengatakan, tentang insiden pada menit ke-31,

Telat Mengubah Taktik

Selain itu, Kesit menganggap perubahan formasi yang dilakukan Kluivert terlalu lambat. Pelatih berusia 49 tahun asal Belanda tersebut seharusnya lebih cepat merespons setelah ketinggalan 2-1 dari tim Herve Renard, termasuk saat memasukkan Ole Romeny pada menit ke-64 menggantikan Ragnar Oratmangoen.

Kluivert terlambat melakukan perubahan pemain. Selain menurunkan Ole, ia juga memasukkan Elliano Reijnders dan Thom Haye untuk menggantikan Beckham Putra Nugraha dan Miliano Jonathans di babak kedua. Mendekati akhir pertandingan, ia kembali melakukan pergantian dengan memasukkan Yance Sayuri dan Sandy Walsh menggantikan Yakob dan Dean James.

“Kedatangan Ole Romeny, Thom Haye, dan Sandy Walsh, menurut saya terlalu terlambat. Sehingga sulit bagi mereka untuk bekerja secara optimal dalam mengejar ketertinggalan,” ujar Kesit.

Menurut Kesit, kedatangan tiga pemain tersebut berdampak pada situasi pertandingan. Bahkan kehadiran Ole mampu memberi tekanan kepada Arab Saudi dan menyebabkan pelanggaran yang berujung pada hadiah penalti yang dimanfaatkan menjadi gol kedua Indonesia melalui tendangan penalti. “Itu artinya kita terlihat lebih baik bermain,” katanya.

Kedatangan sejumlah pemain menjadi solusi bagi tim nasional yang bermain dalam tekanan. Bahkan Indonesia mampu memanfaatkan kelemahan lawan. “Kami berhasil memanfaatkan kelemahan pemain Arab Saudi yang menurut saya mulai terlihat lelah,” katanya. Bahkan Indonesia mampu menciptakan beberapa peluang gol melawan pertahanan lawan. Namun, waktunya tidak cukup.

Kesit juga merasa keputusan mantan pemain Timnas Belanda dan Barcelona ini tidak memasukkan pemain utamanya lebih awal dalam pertandingan yang sangat penting terkesan mengejutkan. “Yang membuat saya kaget adalah mengapa Kluivert melakukan susunan pemain dalam pertandingan yang begitu genting dan krusial ini, tetapi tidak langsung memasukkan pemain-pemain terbaiknya,” katanya.

Kesit menjelaskan, berdasarkan komposisi pemain di Timnas Indonesia, awalnya memperkirakan dua gelandang Persib Bandung, Mark dan Beckham, tidak akan masuk dalam skema utama. Sementara itu, dalam prediksi tersebut, Yakob disebut masuk dalam skema utama Kluivert. “Kesalahan yang dilakukan Kluivert adalah terlalu cepat memberikan kepercayaan penuh kepada Beckham dan Mark Klok dalam pertandingan penting ini,” ujarnya.

Meskipun menurutnya, Thom lebih unggul dibanding dua rekan satu timnya, Beckham dan Mark. Thom juga dalam kondisi sehat setelah tidak turun dalam pertandingan terakhir Persib Bandung di Piala AFC Champions League. “Jadi ini menurut saya menjadi titik kesalahan dalam formasi yang diterapkan oleh pelatih timnas,” katanya.

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.