Jika Persipura Datangkan Pemain Asing, Siapa yang Dipinang?
SUARA JAYAPURA– Persipura Jayapura terus bergerak aktif dalam bursa transfer paruh musim Championship 2025–2026.
Pihak Manajemen Mutiara Hitam sedang menyusun strategi peningkatan kualitas tim menjelang putaran kedua Grup B guna mempertahankan peluang promosi.
Kepala pelatih Persipura, Owen Rahadiyan, menyatakan bahwa klub saat ini sedang menargetkan tiga pemain baru yang merupakan rekomendasi dari pelatih Rahmad Darmawan.
Dua di antaranya menjadi prioritas bagi pemain lokal, sedangkan satu posisi masih terbuka untuk diisi oleh pemain asing, tergantung pada perkembangan negosiasi yang sedang berlangsung.
“Kami sedang menargetkan tiga pemain baru berdasarkan rekomendasi pelatih. Saat ini masih dalam proses pembicaraan intensif dengan agen pemain,” kata Owen Rahadiyan kepada para jurnalis, Sabtu, 13 Desember 2025.
Ia menegaskan bahwa komposisi pemain yang diinginkan bersifat fleksibel. Meskipun fokus pada pemain lokal, kemungkinan menghadirkan satu pemain asing tetap terbuka jika dinilai mampu memberikan pengaruh besar bagi tim.
“Komposisinya bisa seluruhnya lokal, atau campuran dengan satu yang asing. Semua masih sangat dinamis dan belum tetap,” tambahnya.
Dampak dari Aturan: Satu Orang Asing Harus Pergi
Namun, rencana menghadirkan seorang pemain asing baru tidak dapat dihindari dari aturan yang berlaku. PT Liga Indonesia Baru (LIB) bersama PSSI telah menetapkan batas maksimal tiga pemain asing untuk setiap klub peserta Championship musim 2025–2026.
Maknanya, jika Persipura benar-benar menambahkan satu pemain asing, maka satu nama dari daftar pemain asing yang ada saat ini harus dikeluarkan.
Saat ini, Persipura telah mengisi semua kuota pemain asing dengan tiga pemain luar negeri, yaitu Artur Vieira dan Matheus Silva yang berasal dari Brasil, serta Takuya Matsunaga dari Jepang.
Menariknya, ketiga pemain tersebut masih menjadi bagian utama tim dan tampil stabil sepanjang musim.
Artur Vieira memainkan peran penting di lini belakang. Kestabilannya membantu Persipura hanya kebobolan tujuh gol dalam 12 pertandingan, sehingga lini pertahanan Mutiara Hitam menjadi salah satu yang paling kuat di Grup B. Bahkan, ia juga turut serta dalam mencetak gol melalui pertandingan udara.
Di lini depan, Matheus Silva berperan sebagai pencetak gol utama tim. Striker asal Brasil ini telah menciptakan lima gol dan menjadi andalan utama dalam hal mencetak angka.
Di sisi lain, Takuya Matsunaga tetap menjadi penggerak utama di lini tengah. Gelandang asal Jepang ini memainkan peran krusial dalam menjaga alur permainan dan penyebaran bola, yang turut berkontribusi pada 16 gol yang dicetak Persipura hingga saat ini.
Dilema Manajemen
Dengan kinerja tiga pemain asing yang cukup stabil, manajemen Persipura kini menghadapi tantangan berat.
Apakah tetap mempertahankan susunan pemain yang ada, atau bersedia mengambil risiko dengan mengganti salah satu pemain asing untuk mendatangkan pemain baru yang dinilai lebih cocok dengan kebutuhan tim?
Kemampuan gol Persipura masih kalah dibanding lawan utama seperti Barito Putera dan PSS Sleman. Namun, melepaskan pemain asing yang tampil stabil juga bisa mengganggu keseimbangan tim.
Keputusan akhir dipastikan sangat tergantung pada hasil penilaian teknis oleh pelatih Rahmad Darmawan serta proses negosiasi yang sedang berlangsung.
Menarik untuk diantisipasi, jika Persipura benar-benar menghadirkan seorang pemain asing baru, siapa yang akan dipangkas?***
