Tegas! Konten Kreator: Lolos Piala Dunia 2026 adalah Kewajiban
JURNAL SOREANG– Saat ini, masih terdapat beberapa pihak yang mendukung Patrick Kluivert, pelatih Timnas Indonesia. Dalam 4 pertandingan, kemampuannya sebagai pelatih masih jauh di bawah Shin Tae-yong, mantan pelatih Timnas Indonesia.
Meskipun mampu mengalahkan Tiongkok dan Bahrain, kekalahan besar melawan Australia dan Jepang justru menjadi perhatian. Dalam pertandingan itu, Patrick Kluivert gagal membangkitkan semangat pemain Timnas Indonesia.
Meski dalam pertandingan melawan Jepang, pemain Timnas Indonesia terlihat bingung menghadapi Daichi Kamada dan kawan-kawan. Padahal sebagian besar pemain Timnas Jepang yang tampil di lapangan merupakan pemain cadangan.
Beberapa pihak yang mendukung Patrick Kluivert dengan alasan ‘perlu proses’, konten kreator bernama Bung Teti memberikan kritik.
Bagi Bung Teti, alasan itu sangat tidak pantas untuk disampaikan. Seluruh negara peserta babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang mengganti pelatih, semuanya diberikan target untuk memenuhi syarat lolos ke Piala Dunia 2026.
“Menjadi haram hukumnya bagi kita untuk tidak melalui proses saat ini, lolos ke Piala Dunia 2026 adalah harga mati!!” ujar Bung Teti.
Tidak ada yang mendukung pelatih Irak dan Arab Saudi, apalagi mengangkat alasan memberi kesempatan serta mereka masih membutuhkan proses, federasi mereka juga tidak peduli. Intinya ganti pelatih agar bisa lolos ke Piala Dunia 2026,” katanya.
“Sudah mengganti pelatih semaunya, bahkan tidak memiliki tujuan. Apakah sepak bola hanya milik kalian saja,” sindir Bung Teti kepada Erick Thohir dan rekan-rekannya.
Kritik tersebut mengacu pada Tsamara Amany yang mendukung Patrick Kluivert. Staf Khusus Menteri BUMN menyatakan bahwa legenda Timnas Belanda itu tidak layak dipecat sebagai pelatih Timnas Indonesia jika gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Pernyataan itu memicu respons besar dari netizen hingga para penggemar mengkritik perempuan yang pernah mendirikan partai politik tersebut. ***
