April 18, 2026

Berita Olah Raga

Berita Seputar Olah Raga Indonesia dan Mancanegara

Jakarta Juara Umum, KONI DKI Tunjukkan Komitmen Tingkatkan Prestasi Olahraga di PON Bela Diri 2025

6233ketua umum koni pusat komitmen tingkatkan kualitas pembinaan olahraga prestasi.jpg

– DKI berhasil meraih juara umum dengan mengumpulkan 42 emas, 27 perak, dan 30 perunggu (total 99 medali) dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 di Kudus, Jawa Tengah.

Pekan Olahraga Nasional (PON) 2025 yang berlangsung mulai Sabtu (11/10) hingga Minggu (26/10) diikuti oleh 2.645 atlet dari 38 provinsi, dengan menyajikan 10 cabang olahraga yaitu pencak silat, tarung derajat, karate, taekwondo, gulat, judo, jujitsu, sambo, kempo, serta wushu.

Ketua Umum KONI DKI Jakarta Dr Hidayat Humaid M.Pd memberikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, asisten pelatih (aspel) serta staf yang telah berjuang keras untuk membawa pulang gelar juara umum.

Terima kasih telah berjuang membanggakan Jakarta dengan meraih 42 emas, 27 perak, dan 30 perunggu. Semoga hasil ini menjadi dorongan untuk terus menorehkan prestasi di tingkat nasional, regional, dan internasional agar bendera merah putih berkibar di panggung dunia,” kata Hidayat dalam acara Press Gathering di Lantai 4 Gedung KONI DKI Jakarta, Kamis (30/10).

Selain Hidayat, Press Gathering dengan tema DKI Jakarta Juara Umum PON Bela Diri 2025 dihadiri oleh Aminullah (Sekretaris Umum), Fatchul Anas (Wakil Ketua Umum), Gde Sardjana (Wakil Ketua Umum), Hadameon Aritonang (Bendahara), serta Khaeroni (Bintek). Selain itu, hadir pula 10 cabang olahraga peserta PON Bela Diri yaitu pencak silat, tarung derajat, karate, taekwondo, gulat, judo, jujitsu, sambo, kempo, hingga wushu.

Hidayat juga menyampaikan terima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta, DPRD DKI Jakarta dan Dinas Pemuda & Olahraga (Dispora) yang selalu memberikan dukungan penuh kepada KONI DKI Jakarta dalam mengembangkan atlet berprestasi.

Dukungan dan bantuan dari Pak Gubernur Pramono Anung, Kadispora Andri Yansyah serta DPRD menjadi semangat bagi kami untuk terus berjuang demi membanggakan nama Jakarta,” tambah Hidayat yang juga merupakan dosen UNJ ini.

Dayat, panggilan akrab Hidayat, melanjutkan, prestasi PON Bela Diri dapat menjadi bahan evaluasi untuk pencapaian olahraga Jakarta di masa depan. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada pengprov cabang olahraga yang terus melakukan pembinaan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara Wakil Ketua Umum III KONI DKI Jakarta, Fatchul Anas mengatakan keberhasilan ini merupakan hasil dari usaha keras dan kerja sama antara pemprov, DPRD, Dispora, KONI serta seluruh pihak yang terlibat mulai dari atlet, pelatih, asisten pelatih hingga cabang olahraga.

“Setelah selesai PON 2024, kami langsung melakukan evaluasi menyeluruh di seluruh cabang olahraga. Persiapan selama satu tahun penuh kami gunakan untuk memperbaiki dan meningkatkan pembinaan,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh cabang olahraga mendapatkan dukungan penuh dari Pemprov DKI Jakarta, termasuk Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Kadispora Andri Yansyah, DPRD DKI serta masyarakat Jakarta dalam pelaksanaan pelatihan daerah dan pembinaan atlet yang berkelanjutan.

“Semua cabang olahraga kami persiapkan dengan baik dan seimbang. Cabang yang hasilnya bagus kami tingkatkan, sedangkan yang belum memadai kami perbaiki,” ujar Anas.

Turunkan 138 Atlet

Pekan Olahraga Nasional (PON) dalam bela diri bukan hanya sekadar ajang uji kemampuan. Namun, even olahraga nasional ini dapat menjadi indikator kekuatan setiap provinsi.

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi KONI DKI Jakarta, Khaeroni menyebutkan, kontingen Jakarta mengirimkan 138 atlet beserta 45 pelatih.

“Kami berupaya seoptimal mungkin dalam jumlah ofisial. Para pimpinan dan pengurus KONI juga bergantian hadir untuk mengawal tim. Kemenangan ini memperkuat dominasi Jakarta di cabang olahraga bela diri sekaligus menjadi bekal penting menghadapi PON berikutnya,” katanya.

 

Khaeroni mengakui, perebutan medali dalam PON Bela Diri berlangsung sengit. Seluruh provinsi fokus dalam memperebutkan medali dan Jakarta yang sempat tertinggal oleh Jawa Barat akhirnya berhasil mendahului.

Perolehan Medali Jakarta

Diketahui, PON Bela Diri 2025 akan mempertandingkan 223 nomor pertandingan dalam 10 cabang olahraga (cabor). DKI Jakarta yang meraih 42 emas, 27 perak, dan 30 perunggu (total 99 medali) berasal dari:

  1. Judo: 15 Medali (7 emas, 4 perak, 4 perunggu)
  2. Kempo: 11 Medali (7 emas, 2 perak, 2 perunggu)
  3. Karate: 6 Medali (3 Emas, 1 Perak, 2 Perunggu)
  4. Wushu: 25 Medali (11 emas, 11 perak, 3 perunggu)
  5. Taekwondo: 11 Medali (3 emas, 4 perak, 4 perunggu)
  6. Sambo: 8 medali (4 emas, 1 perak, 3 perunggu)
  7. Pencak Silat: 8 Medali (3 emas, 2 perak, 3 perunggu)
  8. Jiu-Jitsu: 7 Medali (4 Emas, 1 Perak, 2 Perunggu)
  9. Gulat: 5 Medali (1 Perak, 4 Perunggu)
  10. Tarung Derajat: 3 Medali Perunggu (3 perunggu)

Sementara cabang olahraga yang menjadi Juara Umum Bela Diri 2025 adalah, Kempo, Karate, dan Judo. Sementara perolehan medali 10 besar di PON Bela Diri adalah:

  1. DKI Jakarta: 42 Emas, 27 Perak, 30 Perunggu (Total 99 Medali)
  2. Jawa Barat: 35 Emas, 18 Perak, 38 Perunggu (Total 91 Medali)
  3. Jawa Timur: 32 Emas, 17 Perak, 13 Perunggu (Total 62 Medali)
  4. Jawa Tengah: 25 Emas, 34 Perak, 51 Perunggu (Total 110 Medali)
  5. Timur Kalimantan: 16 Emas, 15 Perak, 32 Perunggu (Total 63 Medali)
  6. Bali: 15 Emas, 12 Perak, 17 Perunggu (44 Medali)
  7. Sumatera Utara: 8 Emas, 16 Perak, 31 Perunggu (Total 55 Medali)
  8. Sumatera Barat: 7 Emas, 9 Perak, 9 Perunggu (Total 25 Medali)
  9. NTB: 6 Emas, 5 Perak, 3 Perunggu (14 Medali)
  10. Lampung: 5 Emas, 5 Perak, 10 Perunggu (20 Medali)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.