FKUB Maybrat Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Hadapi Natal 2025

KKR di Kampung Ikuf, FKUB Maybrat Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Jelang Natal 2025

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya bersama pemerintah daerah dan TNI/Polri mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan menjelang perayaan Natal 2025. Imbauan ini disampaikan dalam Ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) bertema “Allah Hadir untuk Menyelamatkanku” yang digelar di Kampung Ikuf, Distrik Aitinyo Raya, pada Sabtu (29/11/2015).

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Ferdianando Solossa, Dandim 1809/Maybrat, Ketua FKUB Maybrat, serta perwakilan dari 14 denominasi gereja, tokoh-tokoh masyarakat, dan warga setempat. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk menyikapi situasi keamanan dan dinamika sosial yang sering terjadi sepanjang bulan Desember.

Ketua FKUB Kabupaten Maybrat, Yance Sikirit, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya membangun kesadaran umat beragama untuk tetap menjaga persatuan dan persaudaraan. Selain itu, tujuan utamanya adalah meningkatkan koordinasi antara FKUB dengan TNI/Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maybrat.

Menurut Yance, Desember bagi umat Kristen bukan hanya momentum sukacita, tetapi juga masa yang sering mengalami peningkatan dinamika sosial, mobilitas masyarakat, serta potensi gangguan keamanan. Oleh karena itu, FKUB bersama TNI/Polri mengambil bagian dalam menciptakan suasana kota dan kabupaten yang aman, damai, serta tetap dalam bingkai toleransi beragama.

Ia menambahkan, melalui KKR ini diharapkan tercipta keamanan dan persatuan, serta terjalinnya komunikasi lintas agama dan aparat keamanan. Yance juga berharap agar umat beragama tetap waspada, menjaga toleransi, dan tidak memberi ruang bagi hoaks, ujaran kebencian, atau tindakan provokatif yang dapat mengganggu keamanan dan kedamaian jelang hari raya keagamaan.

Wakil Bupati Ferdianando Solossa mengapresiasi kegiatan yang digelar FKUB bersama TNI/Polri. Ia menekankan bahwa sesuai instruksi pemerintah pusat hingga daerah, seluruh elemen masyarakat diimbau untuk menjaga keamanan bersama menjelang hari Natal.

“Saya mengajak seluruh masyarakat di Bumi A3 (Aitinyo, Ayamaru, Aifat) yang terdiri dari 259 kampung dan satu kelurahan agar menjaga keamanan, serta meningkatkan pos kamling,” kata Ferdinando.

Selain itu, Wakil Bupati juga mengingatkan tentang penjualan minuman keras (miras) yang harus segera dihentikan karena hanya menguntungkan pihak tertentu dan merusak generasi muda.

Langkah-Langkah yang Dilakukan untuk Memastikan Keamanan

Berikut beberapa langkah yang dilakukan oleh FKUB dan pihak terkait dalam menjaga keamanan jelang Natal 2025:

  • Peningkatan Kesadaran Masyarakat

    FKUB melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tetap waspada dan menjaga toleransi antarumat beragama. Hal ini dilakukan melalui berbagai acara seperti KKR dan pertemuan rutin.

  • Koordinasi dengan TNI/Polri

    Koordinasi intensif antara FKUB dengan TNI/Polri dilakukan untuk memastikan stabilitas keamanan di wilayah Maybrat. Pihak keamanan juga diberdayakan untuk mengawasi area-area rawan.

  • Penguatan Pos Kamling

    Masyarakat diimbau untuk memperkuat pos kamling di setiap kampung guna memantau aktivitas yang mencurigakan dan menjaga lingkungan sekitar.

  • Penertiban Penjualan Miras

    Pemerintah daerah bersama TNI/Polri akan melakukan pengawasan ketat terhadap penjualan minuman keras, terutama di wilayah-wilayah yang rawan.

  • Peningkatan Komunikasi Lintas Agama

    FKUB juga aktif dalam memfasilitasi dialog antarumat beragama guna membangun saling pengertian dan kerja sama dalam menjaga keamanan dan kedamaian.