Jay Idzes Siap Tulis Sejarah Baru di Serie A

Kapten tim nasional Indonesia, Jay Idzes, disebut semakin mendekati kesepakatan untuk bergabung dengan Torino.

Pemain bek tengah berusia 25 tahun dikabarkan telah menandatangani kontrak pribadi hingga tahun 2029 dengan klub Serie A, dengan penghasilan mencapai satu juta euro setiap tahunnya.

Berita ini pertama kali diungkapkan oleh jurnalis Italia yang mengulas transfer, Nicolo Schira, melalui akun X-nya yang resmi pada hari Kamis.

Torino kini hanya perlu mencapai kesepakatan dengan Venezia, klub yang memiliki hak atas Idzes, untuk menyelesaikan proses transfer.

Angka yang sedang dibicarakan berkisar antara delapan hingga sembilan juta euro ditambah insentif.

Meski Torino berada di puncak klasemen, dua klub lain dari Serie A, yaitu Sassuolo dan Genoa, juga menunjukkan minat untuk menggaet pemain tersebut.

Namun, berdasarkan perkembangan terkini, peluang terbesar masih dimiliki oleh klub asal Turin tersebut.

Jay Noah Idzes lahir di kota Mierlo, Belanda, pada tanggal 2 Juni tahun 2000.

Ia memulai kariernya sebagai pemain profesional bersama FC Eindhoven, kemudian berpindah ke Go Ahead Eagles, dan akhirnya bergabung dengan Venezia pada tahun 2023.

Pada musim pertamanya, ia berkontribusi dalam membawa Venezia promosi ke Serie A melalui jalur play-off.

Catatan istimewanya terus berlanjut ketika Idzes menjadi pemain Indonesia pertama yang tampil dan mencetak gol di Serie A, termasuk saat melawan Juventus.

Kinerja yang konsisten membuat pelatih Eusebio Di Francesco menunjuknya sebagai kapten Venezia di awal musim 2024/2025.

Idzes secara resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada akhir tahun 2023 dan memulai debutnya bersama timnas senior pada Maret 2024.

Ia segera diberikan kepercayaan untuk memakai ban kapten dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Jika negosiasi berjalan lancar, Idzes akan menjadi pemain Indonesia pertama yang secara resmi bergabung dengan klub Serie A sejak awal musim.

Transfer ini juga diprediksi menjadi salah satu yang paling mahal dalam sejarah sepak bola Indonesia.